
JAKARTA, ANDONEWS.COM (29 SEPTEMBER 2026), — Istituto di Moda Burgo Indonesia resmi debutkan 5 desainer muda Fashion Entrepreneur (FPreneur) di Fashion Nation 2026 Senayan City lewat koleksi STREETÈ: From Asphalt to Atelier, Minggu 20 September 2026.
Lima desainer yang tampil adalah Angela Bernice Christian, Jasmine Nabila, Nadine Emmanuel, Safira Nafiis, dan Samantha Kessler. Meski sudah tampil di runway Senayan City, status mereka masih mahasiswa aktif.
“Mereka jujur belum selesai. Baru permulaan tahun ketiga. Kita mau mereka menjadi desainer beneran, jadi belajarnya dari bikin collection, photoshoot, sampai berjuang mendirikan label sendiri,” kata Founder & CEO Burgo Indonesia, Jenny Yohana Kansil.
STREETÈ: Dari Aspal ke Atelier
Jenny menjelaskan konsep STREETÈ tidak sesederhana streetwear pada umumnya.
“Temanya dari jalanan, street, tapi dicampur teknik khusus. Cutting-nya tidak sederhana. Kita ajarkan kalau baju itu tidak cukup luarnya cantik, tapi dalamnya harus nyaman,” ujar Jenny.
Setiap look dibuat dengan konstruksi dalam yang rapi, khas standar Milan.
Metode Burgo Jadi Pembeda
Menurut Jenny, keunggulan Burgo ada pada sistem pengajaran personal.
“Yang membedakan Burgo adalah Metode Burgo, yaitu one-on-one personalized life profile. Kelas tidak centralized, tapi personal. Mentor dampingi satu per satu. Kurikulum dipersonalisasi berdasarkan minat dan bakat. Ini yang tidak ada di sekolah lain,” jelasnya.
Burgo juga memakai technical book original dari Milan, bukan modul fotokopi umum.
Misi: Indonesian Fashion Freedom
Jenny menegaskan pembukaan Burgo di Jakarta bukan sekadar sekolah mode.
“Misi kita adalah Indonesian Fashion Freedom. Kita mau memperkuat pemain lokal, melahirkan desainer lokal yang bisa bersaing secara global. Tidak usah kalah dengan brand luar di negara sendiri. Standarnya internasional, tapi inspirasi dan resource-nya tetap Indonesia,” tegasnya.
Jaga DNA Desainer Tetap Elegan
Howard Laurent, Designer and Instructor Burgo Indonesia sekaligus partner Jenny, menambahkan tantangan mengajar di Burgo adalah menjaga keunikan tiap murid.
“Setiap murid punya ciri khas sendiri, kita tidak bisa paksa jadi satu tipikal sama. Kita harus kasih ruang biar mereka tetap iconic dengan ciri khas masing-masing, tapi taste-nya tetap Burgo, yaitu elegan,” kata Howard.
“Tema hari ini lebih edgy, tapi buktinya tetap bisa tampil elegan,” tutup Howard.
Show STREETÈ menampilkan 10 look kolaboratif yang seluruh pola dan produksinya dikerjakan sendiri oleh kelima desainer FPreneur 2026 dari Burgo Indonesia.
Pimpinan Perusahaan : Ando Hoinho Manihuruk, S.T., M.T.

