Said Didu Deklarasikan GMKR, Serukan Gerakan Merebut Kembali Kedaulatan Rakyat dari Oligarki

Jakarta, ANDONEWS.COM (11 JULI 2026),- – Aktivis sekaligus mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, mendeklarasikan Gerakan Merebut Kembali Kedaulatan Rakyat (GMKR) di Gedung Joang, Jakarta, Selasa (10/2/2026). Gerakan tersebut digagas sebagai wadah perjuangan untuk mengembalikan kedaulatan rakyat yang, menurutnya, telah dikuasai oleh oligarki bersama sejumlah elite politik dan kekuasaan.

Dalam pernyataannya, Said Didu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu memperjuangkan kembali kedaulatan bangsa di berbagai sektor.

“Mari bersatu mengembalikan kedaulatan yang sudah dirampok oleh oligarki bersama politisi busuk, oknum pejabat, oknum aparat, dan oknum penegak hukum,” ujar Said Didu.

Ia menyampaikan bahwa deklarasi GMKR menjadi langkah awal perjuangan bersama yang terbuka bagi seluruh elemen masyarakat, baik secara individu maupun organisasi, yang memiliki tujuan yang sama dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

Menurut Said Didu, GMKR akan berfokus pada upaya mengembalikan kedaulatan rakyat di bidang politik, ekonomi, hukum, pengelolaan sumber daya alam, hingga menjaga kedaulatan wilayah negara.

Deklarasi tersebut diklaim dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, aktivis, serta para purnawirawan TNI. Namun, hingga kegiatan berlangsung belum diumumkan secara resmi daftar lengkap tokoh yang hadir.

Said Didu juga mengungkapkan bahwa gagasan pembentukan GMKR telah disampaikannya secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Jalan Kertanegara, Jakarta, pada Jumat (30/1/2026) malam.

Menurutnya, pertemuan yang berlangsung hampir empat jam itu membahas berbagai persoalan bangsa, terutama terkait kekhawatiran atas melemahnya kedaulatan negara akibat dominasi oligarki.

“Saya melaporkan langsung bahwa kami di luar akan menghimpun diri dalam gerakan merebut kembali kedaulatan rakyat. Dan saya kaget, Presiden langsung menyatakan bahwa keresahan itu juga dirasakan di dalam,” kata Said Didu.

Ia menambahkan, dirinya datang membawa “mandat moral” dari masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi kepada Presiden. Dalam pandangannya, kondisi bangsa saat ini menghadapi persoalan struktural karena kedaulatan di bidang politik, ekonomi, hukum, hingga pengelolaan sumber daya alam dinilai telah terkonsentrasi pada segelintir kelompok elite.

Melalui deklarasi GMKR, Said Didu berharap gerakan tersebut dapat menjadi ruang konsolidasi bagi masyarakat sipil, tokoh bangsa, dan berbagai organisasi untuk memperjuangkan tata kelola pemerintahan yang lebih adil, transparan, serta berpihak kepada kepentingan rakyat.

Pimpinan Perusahaan : Ando Hoinho Manihuruk, S.T., M.T

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *